Saya Jarang sekali melihat sinetron Munajah Cinta, paling hanya pas pulang kampung saja. Awalnya saya sangat senang dengan hadirnya sinetron Munajah Cinta. Apalagi dengan adanya sosok Khumaira-muslimah shalihat berjilbab lebar. Beberapa pekan kemudian saat saya melihat sinetron Munajah Cinta, saya sangat kaget dengan adanya berbagai adegan yg tidak sesuai dengan ajaran Islam. Maksud saya begini: ---masa Syahnaz&Attar tinggal satu rumah, padahal mreka kan blm menikah.
---Kemudian Khumaira tinggal di tempat laki2 yg bukan mahromnya, ya walaupun tidak serumah tapi kan itu rumah laki2 lain, sampe2 mnimbulkan fitnah lagi.
---Adalagi saat Maemunah/Khumaira yg pergi semobil berduaan bersama laki2 yg bkn mahromnya.
---Apalagi saya sempat mlihat Khumaira boncengan sama laki2.
---Oya alangkah baiknya jika suara tokoh Khumaira tidak mendayu2, sdikit lbh tegas lbh baik.
---Jangan lupa usahakan untuk Godhul bashor
Saya hanya ingin mengklarifikasi bahwa hal2 sperti diatas tdk sesuai dgn ajaran Islam. Saya harap Munajah Cinta bisa memberikan tauladan bagi masyarakat, skaligus mendakwahkan nilai2 Islam kpd masyarakat. Munajah Cinta adalah sinetron Islami bukan sinetron percintaan ala ABG yg mengumbar nafsu. Smoga ke depan lebih baik lagi dan lebih kental nuansa Islaminya. Mungkin dengan adegan pengajian, taklim ke masjid, tahajjud, dhuha, tilawah, dan ibadah lainnya. Mohon maaf atas sgala khilaf. Smoga Allah selalu meridhoi langkah kota. Selamat berdakwah...!
comment ini juga bisa dibaca di http://munajahcinta.blogspot.com/